SQL Backup Automation

Sistem backup database otomatis menggunakan SQL Server, Batch Script, 7-Zip, Google Drive, dan Telegram Notification.

Latar Belakang Project

Project ini dibuat untuk mengatasi risiko kehilangan data akibat kerusakan perangkat, kesalahan pengguna, maupun gangguan sistem. Saya membangun sebuah sistem backup otomatis yang dapat berjalan tanpa perlu dilakukan secara manual setiap hari.

Tujuan utama dari project ini adalah memastikan database selalu memiliki salinan terbaru sehingga proses pemulihan (restore) dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi masalah.

Fitur Sistem

  • Backup database SQL Server secara otomatis.
  • Penamaan file berdasarkan tanggal dan waktu.
  • Kompresi file backup menggunakan 7-Zip.
  • Upload otomatis ke Google Drive menggunakan Rclone.
  • Notifikasi keberhasilan maupun kegagalan melalui Telegram.
  • Dapat dijalankan otomatis menggunakan Windows Task Scheduler.

Teknologi yang Digunakan

  • Microsoft SQL Server
  • SQLCMD
  • Windows Batch Script
  • Task Scheduler
  • 7-Zip
  • Rclone
  • Google Drive
  • Telegram Bot API

Pendekatan Penyelesaian Masalah

Dalam proses pengembangan, saya melakukan pengujian pada setiap tahapan, mulai dari proses backup database, kompresi file, upload ke cloud, hingga pengiriman notifikasi. Setiap proses diuji secara terpisah agar apabila terjadi kegagalan, penyebabnya dapat ditemukan dengan cepat dan diperbaiki tanpa memengaruhi tahapan lainnya.

Manfaat Project

  • Mengurangi risiko kehilangan data penting.
  • Backup tersimpan di lokasi lokal dan cloud.
  • Proses backup tidak bergantung pada operator.
  • Status backup dapat dipantau melalui Telegram.
  • Mempermudah proses pemulihan data jika diperlukan.

Hasil Project

  • Proses backup berjalan secara otomatis sesuai jadwal.
  • File backup berhasil dikompresi sehingga ukuran penyimpanan lebih efisien.
  • Backup tersalin otomatis ke Google Drive sebagai cadangan di luar server lokal.
  • Administrator menerima notifikasi Telegram setiap proses backup selesai.
  • Sistem backup lebih aman karena tidak lagi bergantung pada proses manual.

Pelajaran yang Saya Dapat

Melalui project ini saya belajar bahwa sistem backup yang baik bukan hanya membuat salinan database, tetapi juga memastikan proses tersebut dapat berjalan otomatis, mudah dipantau, dan siap digunakan ketika proses pemulihan diperlukan. Saya juga semakin memahami pentingnya otomasi untuk mengurangi risiko kesalahan manusia dan meningkatkan keandalan sistem.

Komponen Utama Sistem

  • Microsoft SQL Server
  • SQLCMD Utility
  • Windows Task Scheduler
  • Batch Script Automation
  • 7-Zip Compression
  • Rclone Synchronization
  • Google Drive Storage
  • Telegram Notification